Tempatnya Hobies, Peternak dan Pecinta Kelinci Mencari Info dan Kelinci Berkualitas di Kota Palembang. Kami juga menyediakan Obat-obatan dan pakan kelinci dengan harga yang terjangkau. cp: Abu Syafwan email: safwanabu0@gmail.com, G-talk : safwanabu0@gmail.com, Facebook : kelinciwongkito atau abu syafwan phone: 0821 8360 2630 Beberapa Gbr di Blog ini ada yg diambil dari internet, jk ada Gbr Anda yg saya gunakan dan Anda menginginkan untuk diremove silahkan hubungi saya. Tks

0212345545

0212345545

113-00-0644220-0

113-00-0644220-0

Kandang Galvanis

perlengkapan kandang

Obat Scabies Minum

Pelet Kelinci

Rabu, 31 Oktober 2012

Kelinci Jenis REX

Broken Black, Rex

Sejarah Awal Jenis REX

Jenis Rex ditemukan pertama kali di Perancis pada tahun 1920 (dideasa Louche-Pringe tahun1919), lalu diimpor ke Amerika Serikat pada tahun 1924 karena ketertarikan para peternak diluar Perancis pada pameran International di Paris tahun 1924. Warna kelinci Rex pertaman kali adalah warna Castor, kemudian semakin berkembang dengan adanya perkawainan silang untuk mendapatkan kualitas bulu dan warna lain yang lebih baik.
Kelinci  Jenis ini menurut saya adalah jenis klasik artinya selalu disukai dan diburu untuk dijadikan koleksi tanpa mengenal musim atau kondisi trend tertentu. Kenapa demikian karena jenis ini memilki beragam kelebihan dibanding jenis kelinci lainnya. Jenis Rex dikenal dengan kualitas bulunya yang sangat lembut seperti karpet/beludru.

Kelinci jenis rex ini sangat populer sebagai binatang peliharaan (Pet), dan juga sangat menarik untuk dijadikan bahan edukasi ilmu pengetahuan terutama dalam bereksperimen genotype dan fenotype.Jenis ini juga dikenal sebagai kelinci yang memiliki daya tahan tubuh yang cukup baik dibanding jenis yang lain terhadap serangan penyakit yang cukup kuat dan perawatannya juga sangat mudah.

Selain dari beberapa kelebihan di atas jenis ini dapat dimanfaatkan untuk diambil kulit bulunya, dan juga dagingnya.

Ada 16 Varietas kelinci Rex yang diakui oleh NRRC ( National Rex Rabbit Club ) USA,

 


Dengan banyaknya varietas warna pada jenis ini, maka menjadi menarik untuk bereksperimen terhadap fenotype dari warna-warna bulu yang akan dihasilkan. Warna-warna Solid menjadi pilihan untuk bermain crossing untuk mendapatkan warna yang diinginkan karena lebih mudah dalam memastikan munculnya gen-gen warna bagi keturunan selanjutnya.

Sebutan Kelinci REX menurut informasi sebenarnya berasal dari ucapan peternak bahwa kelinci ini merupakan raja kelinci ( rabbit king ). diamana dalam bahasa Latin art kata "king" adalah REX.Sehingga popular sampai saat ini disebut dengan jenis REX.

Penampilan Rex

Bobot. Jenis ini memiliki bobot tubuh ideal antara 3 Kg -  4,5 Kg, tetapi di Indonesia sangat sedikit bahkan langka breeder bisa menghasilkan kelinci jenis ini dengan bobot di atas 3 Kg. Hanya breeder yang punya komitmen tinggi yang bisa menghasilkan rex berbobot 3,5 Kg an dan itu hanya bisa dihitung dengan jari. Rata-rata jenis kelinci ini dijual dipasaran dengan bobot kurang dari 3 Kg

Bulu.Jenis ini memiliki kehalusan bulu yang berstektur sangat halus. Panjang bulu rex sekitar 1,25 cm atau 0,5 inch. Kepadatan bulu yang bagus. Rex yang dengan kualitas baik disamping kehalusan dan kerapatan bulu yang baik juga semua bulu Rata. Kehalusan bulu dapat diraba dengan belakang punggung telapak tangan, semakin kita merasakan seperti menyentuh hembusan angin maka kualitas bulu semakin baik. Jika mengelus bulu dari arah belakang ke atas, maka jejak jalan tangan kita di bulu akan langsung terhapus, ini menandakan kerapatan bulu yang baik.

Perawatan Khusus.
Sepertinya tidak ada perawatan khusus jika kita ingin memelihara jenis ini, karena tidak perlu grooming. Jika bulunya kotor maka cukup diseka aja dengan lap yang sedikit dibasahi. Cuaca juga bukan menjadi penghalang untuk berkembangnya jenis ini secara baik.

Sebagaimana perilaku kelinci pada umumnya, jenis inipun merupakan hewan sosial yang membutuhkan teman, untuk itu jika Anda ingin memeliharanya sebaiknya tidak satu tetapi upayakan bisa sepasang.

Bagaimana Ciri Kelinci Rex yang bagus ?

Karena peminat jenis ini sangat tinggi dipasaran hobby kelinci, sehingga hal ini juga dimanfaatkan oleh para peternak yang "Tidak Bertanggung Jawab" yang hanya ingin memanfaatkan kesempatan pasar yang ada untuk memperoleh keuntungan semata tanpa memikirkan kualitas kelinci yang dihasilkan. bahkan para peternak nakal ini tidak segan-segan menghalalkan kawin silang dengan yang bukan ras jenis rex.
Untuk itu ada sedikit tips untuk mengetahui ciri-ciri jenis ini, minimal kita dapat kelinci yang tidak terlalu jelek lah.
Kualitas kelinci termasuk jenis ini tetap dikelompokkan dalam 3 katagori : pet, breed, contest

Di bawah ini saya cuplik dari blognya Tabbos Rabbit,

Biar menghemat waktu saya untuk menulis, karena intinya sama saja


1. Pose

Hal pertama yang akan dinilai dalam kontes adalah pose dari kelinci secara keseluruhan. Rex adalah kelinci dengan tipe tubuh komersial, karena itu ketika berpose jari-jari kaki belakang harus sejajar dengan paha dan pinggang, dan untuk jari-jari kaki depan bila ditarik garis lurus ke atas sejajar dengan mata.

2. Tubuh
Kelinci rex yang ideal harus mempunyai proporsi tubuh yang baik, yang mencerminkan kualitas kelinci pedaging. Pinggul harus bulat dan penuh, panjang badan medium, lebar bahu seimbang dengan rusuk dan pinggul, serta terlihat kokoh dan berotot. Besar kepala, telinga, kaki-kaki, dan ekor harus seimbang dengan anggota tubuh yang lain, dan memiliki ukuran tulang yang medium. Ketika anda meraba bagian punggung hingga ke ekor, tidak terasa tulang-tulang yang terlalu menonjol (kelinci terlalu kurus). Pada bagian pinggul bawah tidak terdapat lipatan-lipatan lemak (kelinci terlalu gemuk).

3. Kepala
Kepala kelinci rex yang ideal haruslah agak lebar (rex jantan harus mempunyai kepala yang lebih lebar dari betina) dan mepet dengan bahu (terlihat seperti tidak memiliki leher). Dan besar kepala harus terlihat proposional dengan telinga dan badan. Nilai kurang akan didapatkan jika kelinci rex memiliki bentuk kepala yang lancip dan kepala yang kecil yang tidak seimbang dengan tubuhnya.

4. Telinga
Telinga kelinci rex yang ideal adalah yang tidak terlalu lebar dan mempunyai ketebalan medium. Panjangnya seimbang dengan besar kepala dan tubuh, serta posisinya berdiri. Nilai kurang akan didapatkan jika telinga terlalu tipis atau telinga terlalu lebar dan terlihat tidak proposional dengan tubuhnya.

5. Mata
Mata kelinci rex yang baik adalah yang terlihat bersih, tebal, dan cerah. Warna mata sesuai (bukan sama) dengan standar warna pada bulu. Mata bulan akan mendapatkan diskualifikasi.
6. Kaki dan Kuku
Kaki kelinci rex yang ideal adalah yang mempunyai tulang medium dan lurus. Kaki kelinci rex juga tidak terlalu panjang, kaki depan agak lebih pendek. Kelinci rex yang mempunyai warna Hitam, Black Otter, Biru, Castor, Chinchila, Coklat, Lilac, Lynx, Opal, Merah, Sable, dan Seal harus mempunyai warna kuku yang gelap. Untuk kelinci rex yang berwarna Putih, kuku kaki harus berwarna putih atau pink (seperti warna kuku jari-jari kita). Untuk warna Broken (belang), warna kuku tidak terlalu menjadi persoalan (asalkan seragam). Nilai kurang akan didapatkan jika kelinci memiliki kaki yang terlalu panjang dan mempunyai tulang yang agak tipis. Diskualifikasi akan didapatkan jika kelinci rex mempunyai warna kuku yang salah (tidak sesuai standar).
7. Ekor
Ekor haruslah lurus melipat keatas ke arah punggung dan mempunyai panjang yang proposional dengan besar tubuh secara keseluruhan.
8. Bulu
Ini adalah yang terakhir namun bisa dibilang sangat penting. Banyak sekali saya jumpai peternak kelinci rex yang belum memahami standar yang baik untuk bulu rex ini. Sebutan “kelinci karpet” yang umum disematkan pada kelinci ini adalah salah satu buktinya. Belum lagi “hancurnya” warna-warna kelinci rex yang banyak beredar dipasaran.

Fault atau kesalahan (nilai kurang) akan didapatkan jika kelinci rex tersebut :
Mempunyai warna bulu yang kusam, bulu penjaga (guard hair) tidak sama panjang dengan bulu dalam, bulu keriting (seperti karpet), tekstur bulu kasar dan tipis, jejak tangan terlihat ketika bulu diusap, penampilan bergelombang (panjang bulu tidak rata), dan pola warna kurang sempurna.



0 komentar:

Poskan Komentar